Selasa, 03 Desember 2013
Senin, 02 Desember 2013
Sabtu, 30 November 2013
Jumat, 29 November 2013
Rabu, 27 November 2013
enam pemain TIMNAS U-23 dicoret
Enam Pemain yang Dicoret dari Timnas U-23 !!!
- Sunarto menjadi salah satu pemain yang dicoret. Pelatih Timnas
Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, sebelumnya telah mengatakan bahwa enam
pemain bakal dicoret dari skuadnya setelah turnamen mini MNC Cup, Minggu
24 November 2013. Pencoretan itu dilakukan untuk memenuhi kuota 20
pemain yang akan dibawa ke SEA Games 2013 Desember nanti.
Skuad Garuda Muda sendiri awalnya berjumlah 26 pemain. Namun, kini sudah
menjadi 20 pemain karena telah dilakukan pencoretan oleh pelatih yang
akrab disapa RD tersebut. Sumber VIVAbola yang tak ingin disebutkan
namanya membeberkan keenam nama pemain yang dicoret itu.
"Kiper Shahar Ginanjar, ada Fandry Imbiri yang cedera, Okto Maniani,
Aldaier Makatindu, Shakir Sulaiman, kemudian Sunarto," ungkap sumber
VIVAbola tentang daftar enam pemain yang dicoret dari Timnas U-23.
Seperti diketahui, hanya 20 nama pemain yang boleh didaftarkan untuk
mengikuti SEA Games 2013 cabang olahraga sepakbola. Timnas Indonesia
U-23 akan menuju Myanmar pada 5 Desember mendatang.
Garuda
Muda akan memulai petualangan mereka di SEA Games melawan Kamboja pada 9
Desember 2013, kemudian berturut-turut Timnas U-23 akan menghadapi
Thailand (12/12), Timor Leste (14/12) dan tuan rumah Myanmar (16/12) di
laga terakhir penyisihan Grup B.(VIVABola)
Berikut 20 nama pemain Timnas Indonesia U-23 yang dibawa ke SEA Games 2013:
Kiper: Kurnia Meiga, Andritany Ardhiyasa
Belakang: Alfin Tuasalamony, Andri Ibo, Manahati Lestusen, Roni Esar Beroperay, Diego Michiels, Syahrizal, Mokhamad Syaifuddin
Tengah: Dedi Kusnandar, Rizky Pellu, Andik Vermansyah, Rizki Ramdani
Lestaluhu, Yohanes Pahabol, Dendi Santoso, Bayu Gatra Sanggiawan, Egi
Melgyansyah, Nelson Alom
Depan: Fandi Eko Utomo, Yandi Sofyan Munawar
Salam Satu Jiwa
Kamis, 24 Oktober 2013
MAMFAAT MINUM AIR PUTIH
Khasiat Dan Manfaat Minum Air Putih Bagi Kesehatan –
Air merupakan sumber kehidupan bagi semua mahluk hidup, tak terkecuali
manusia. Tanpa air, bisa dipastikan tidak akan ada kehidupan di bumi.
Begitu pula dengan manusia, kita tidak akan bisa
bertahan hidup tanpa air. Kekurangan air akan mengganggu bahkan
membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itulah pentingnya kecukupan
air bagi tubuh.
Minum air putih dengan ukuran yang dianjurkan atau sesuai dengan kebutuhan tubuh sangat berperan dalam menjaga kesehatan kita. Pada artkel ini, kami akan membahas beberapa khasiat dan manfaat minum air putih bagi kesehatan. Semoga dengan membaca artikel ini, akan timbul kesadaran untuk membiasakan minum air putih dalam jumlah yang cukup.
Demikian informasi pendek yang kami sajikan mengenai Khasiat Dan Manfaat Minum Air Putih Bagi Kesehatan, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.
Minum air putih dengan ukuran yang dianjurkan atau sesuai dengan kebutuhan tubuh sangat berperan dalam menjaga kesehatan kita. Pada artkel ini, kami akan membahas beberapa khasiat dan manfaat minum air putih bagi kesehatan. Semoga dengan membaca artikel ini, akan timbul kesadaran untuk membiasakan minum air putih dalam jumlah yang cukup.
Minum Air Putih Bermanfaat Sebagai Pelangsing Tubuh
Anda sendang dalam program diet agar tubuh menjadi langsing? Minum air putih akan membantu program diet Anda. Biasakan sebelum dan setelah makan untuk mimun satu gelas air putih. Hal ini tentu akan menambah rasa kenyang, dengan demikian secara tidak langsung akan membatasi porsi makan Anda. Terlebih lagi air putih sangat membantu proses metabolisme tubuh. Perlu untuk diketahui, bahwa tubuh kita akan selalu bekerja untuk menghangatkan air, terutama jika sedang dalam aktivitas tinggi. Dalam proses itu, beberapa kalori di dalam tubuh juga akan ikut terbakar. Oleh karena itu, gantilah kebiasaan Anda minum air berkalori dengan air putih.Minum Air Putih Bermanfaat Sebagai Sumber Energi Bagi Tubuh
Anda pernah mengalami dehidrasi? Ya, kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan cairan memang membuat kita merasa tidak bertenaga. Dengan suplai air yang cukup, energi kita akan segera pulih kembali. Air akan membantu proses transportasi oksigen dan nutrisi di dalam darah. Dengan demikian, kerja jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh akan lebih ringan. Oleh karena itu, disamping menghasilkan energi bagi tubuh, minum air putih juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.Minum Air Putih Bermanfaat Untuk Mengurangi Tingkat Stres
Oleh karena jaringan otak manusia tersusun atas 85% air, maka kondisi tubuh yang kekurangan air akan menurunkan fungsi dan kemampuan otak kita untuk mengolah informasi. Dengan demikian, kekurangan air dapat meningkatkan resiko stres. Oleh karena itu, perbanyaklah minum air putih sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi, terutama saat Anda sedang dalam aktivitas atau pekerjaan. Sediakan selalu air putih di meja kerja Anda.Ternyata Air Putih Dapat Membantu Pergerakan Otot Dan Persendian
Kekurangan cairan akan memicu terjadinya kram karena pelumasan otot dan persendian tidak berjalan maksimal. Dengan minum air putih yang cukup, pelumasan otot dan persendian akan berjalan dengan baik, terutama jika Anda dalam kondisi aktivitas yang tinggi, misalnya sedang berolah raga.Minum Air Putih Akan Menjaga Kulit Tetap Lembab Dan Bercahaya
Saat Anda mengalami dehidrasi, kulit akan mengerut dan garis-garis kulit akan tampak lebih tajam. Dengan minum air putih, maka sel-sel kulit akan cukup cairan dan kembali terangkat sehingga kulit Anda terlihat lebih kencang. Minum air putih juga akan membantu sirkulasi dan aliran darah, sehingga kulit Anda akan tampak lebih cerah dan bercahaya.Air Putih Membantu Proses Sekresi Dalam Tubuh
Air akan membantu proses pelarutan dan pencernaan makanan. Dengan demikian, keberadaan air sangat dibutuhkan untuk membantu proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan. Seseorang yang mengalami dehidrasi akan mengalami kesulitan saat membuang kotoran tersebut. Dengan demikian, air akan membantu serat dalam sistem pencernaan tubuh.Air Putih Mengurangi Resiko Penyakit Ginjal
Air putih akan membantu peran dan fungsi ginjal. Dengan minum air putih yang cukup, garam dan mineral yang tidak diperlukan oleh tubuh akan dicairkan dan dikeluarkan bersama urin. Oleh sebab itu, minum air putih dalam jumlah yang cukup mengakibatkan Anda sering bolak-balik ke kamar kecil untuk buang air. Namun, hal tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.Demikian informasi pendek yang kami sajikan mengenai Khasiat Dan Manfaat Minum Air Putih Bagi Kesehatan, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.
Rabu, 23 Oktober 2013
SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT
SOSIOLOGI
SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT
Konsep Dasar Sosiologi
1. Konsep dan Definisi Sosiologi
Sosiologi berasal dari kata socious dan dan logos (bahasa Yunani) yang berarti
kata, perkataan atau pembicaraan. Secara harfiah, sosiologi berarti berbicara
mengenai masyarakat
Beberapa definisi sosiologi
- Sosiologi dapat didefinisikan sebagai studi ilmiah tentang masyarakat san tentang aspek kehidupan manusia yang diambil dari “kehidupan didalam masyarakat” (Ensiklopedia Ilmu-Ilmu Sosial)
- Auguste Comte, sosiologi adalah ilmu yang terutama mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya
- J.A.A. van Doorn dan C.j. Lammars, sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil
- William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkoff, sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial, dan hasilnya yaitu organisasi sosial.
- Roucek dan Warren, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan kelompok.
- Selo oemardjan dan Soeleiman Soemardi, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial, proses sosial, dan perubahan sosial.
- Pitirim A. Sorokin, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari:
1. hubungan maupun pengaruh timbal balik antara gejala sosial daqn gejala
nonsosial,
2. ciri-ciri umum dari semua jenis gejala atau fenomena sosial yang terjadi
dalam masyarakat,
3. hubungan maupun pengaruh timbal balik antara berbagai gejala sosial, seperti
antara gejala
ekonomi
dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, dan gerakan
masyarakat dengan politik.
2. Sifat
Hakikat Sosiologi
- Sosiologi termasuk rumpun ilmu sosial, bukan ilmu pengetahuan alam ataupun ilmu kerohanian.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang kategoris,artinya sosiologi membatasi diri dengan apa yang terjadi dan bukan pada apa yang seharusnya terjadi.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan murni, bukan ilmu terapan
- Sosiologi merupakan ilmu penetahuan yang absrak, artinya yang diperhatikan adalah pola dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.
- Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian dan pola-pola umum.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang rasional, terkait dengan metode yang digunakannya.
- Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan umum, bukan ilmu pengetahuan yang khusus. Artinya sosiologi mengamati dan dan mempelajari gejala-gejala umum yang ada pada setiap interaksi dalam masyarakat secara empiris.
ciri-ciri sosiologi
n Empiris,
karena didasarkan pada pengamatan terhadap kenyataan-kenyataan sosial dan
hasilnya tidak bersifat spekulatif
n Teoritis,
artinya sosiologi selalu berusaha untuk menyusun kesimpulan dari
hasil-hasil observasi untuk menghasilkan teori keilmuan.
n Kumulatif,
artinya teori-teori dalam sosiologi dibentuk atas dasar teori-teori yang sudah
ada sebelumnya.
n Nonetis,
artinya sosiologi tidak mempersoalkan baik buruknya fakta, tetapi lebih penting
menjelaskan fakta tersebut secara analitis dan apa adanya.
- Objek Studi Sosiologi
Objek studi sosiologi adalah masyarakat, dengan menyoroti hubungan antar
manusia dan sebab akibat yang timbul dari hubungan tersebut.
- Kegunaan Sosiologi
- Perencanaan Sosial, adalah kegiatan untuk mempersiapkan masa depan kehidupan masyarakat secara ilmiah dan bertujuan untuk mengatasi berbagai hambatan. Perencanaan sosial lebih bersifat preventif
- Penelitian
- Pembangunan, merupakan suatu proses perubahan di segala bidang kehidupan yang dilakukan secara sengaja berdasarkan suatu rencana tertentu.
Faktor-Faktor Masalah Sosial
1)
Ekonomis, misalnya kemiskinan,
pengangguran, dan bencana alam
2)
Biologis, misalnya penyakit menular
dan wabah.
3)
Psikologis, misalnya penyakit
syaraf, bunuh diri, dan disorganisisi sosial.
4)
Kebudayaan, misalnya kejahatan,
perceraian, kenakalan remaja, konflik etnis, dan konflik agama.
Masalah social
Akan tetapi, pada umumnya yang
dianggap
masalah sosial yaitu:
1)
Kemiskinan
2)
Kejahatan
3)
Disorganisasi keluarga
4)
Masalah generasi muda
5)
Peperangan
6)
Pelanggaran terhadap norma
masyarakat
7)
Masalah kependudukan dan
8)
Masalah lingkungan hidup
Metode-Metode Sosiologi
- Metode Statistik
Metode ini banyak dipakai untuk menunjukkan hubungan atau pengaruhkausalitas
serta memperkecil prasangka pribadi atau sepihak.
- Metode Eksperimen (Percobaan)
Metode ini dilakukan oleh dua kelompo. Kelompok pertama merupakan kelompok
eksperimen, dan kelompok kedu sebagai kelompok kontrol.
- Metode Induktif dan Deduktif
Metode yang digunakan untuk memperoleh kaidah umum dengan mempelajari gejala
yang khusus.
- Metode Studi Khusus
digunakan untuk meneliti kebenaran peristiwa-peristiwa tertentu
- Metode Survei Lapangan
Digunakan untuk memperoleh data yang hanya ada pada kehidupan masyarakat secara
langsung
- Metode Partisipasi
Digunakan untuk mengadakan penelitian mendalam tentang kehidupan kelompok.
- Metode Empiris dan Rasionalistis
empiris menyadarkan diri pada fakta yang ada dalam masyarakat melalui
penelitian,rasionalistis mengutamakan pemikiran sehat untuk mencapai pengertian
tenteng masalah-masalah kemasyarakatan
- Metode Fungsionalisme
Bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga-lembaga kemasyarakatan dan struktur
sosial dalam masyarakat.
- Metode Studi Pustaka
Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau
keterangan dari buku-buku literatur di perpustakaan
Konsep-Konsep tentang Realiatas
Sosial Budaya
Berikut ini beberapa realitas sosial
budaya
yang terdapat pada masyarakat.
- Masyarakat
adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah tertentu dan membina kehidupan
bersama dalam berbagai aspek kehidupan atas dasar norma sosial tertentu dalam
waktu yang cukup lama.
- Interaksi Sosial
adalah hubungan dan pengaruh timbal balik antar individu, individu dengan
kelompok, kelompok denagan kelompok.
- Status dan Peran
Status dan peran tidak dapat dipisahkan, keduanya saling beriringan
- Nilai
adalah segala sesuatu yang dianggap baik dan benar oleh anggota masyarakat dan
merupakan sesuatu yang diidam-idamkan
- Norma
Norma dibuat untuk melaksanakan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat yang
telah dianggap baik dan benar.
Macam-macam norma yang ada
dalam masyarakat:
- Norma agama
- Norma adat atau kebiasaan
- Norma kesusilaan atau kebiasaan
- Norma hukum
- Lembaga Sosial(Pranata Sosial)
- Sosialisasi
merupakan proses individu belajar berinteraksi di tengah-tengah masyarakat
- Perilaku Menyimpang
merupakan bentuk perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan norma dan nilai
sosial yang belaku.
- Pengendalian Sosial
yaitu usaha yang dilakukan agar masyarakat berperilauku sesuai dengan norma dan
nilai yang berlaku.
- Proses Sosial
merupakan proses interaksi dan komunikasi antar komponen masyarakat dari waktu
ke waktu hingga mewujudkan suatu perubahan
- Perubahan Sosial Budaya
adalah perubahan struktur sosial dan budaya akibat adanya ketidaksesuaian
antara unsur-unsurnya sehingga memunculkan suatu corak sosial budaya baru yang
dianggap ideal
- Kebudayaan
adalah semua hasil cipta, rasa, karsa manusia dalm hidup bermasyarakat.
kebudayaan dapat berbentuk:
a. artefak
b. sistem aktifitas
c. sistem ide atau gagasan
kebudayaan secara universal terdiri dari 7 unsur:bahasa, religi, seni, sistem
kemasyarakatan, sistem ekonomi, sistem ilmu pengetahuan, dan teknologi
Hubungan antara Berbagai Konsep
Realitas Sosial Budaya
- Masyarakat dan Kebudayaan
- Masyarakat dan Interaksi Sosial
- Status dan Peranan
- Nilai, Norma, dan Lmbaga Sosial
- Perilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial
Data tentang Realitas Sosial dan
Permasalahan Sosial
- Penurunan Kualitas Moral (Demoralisasi)
Beberapa indikasi yang menunjukkan suatu bangsa mengalami gejala demoralisasi:
a.kuantitas dan kualitas kriminalitas sosial semakin meningkat
b.terjadinya kerusuhan yang bersifat anarkis
c.konflik sosial semakin marak
d.tindakan korupsi semakin merajalela
e.meningkatnya jumlah pemakai dan pengedar narkoba
f.pergaulan bebas semakin marak
- Terorisme
adalah tindakan yang membuat kerusakan-kerusakan di dalam masyarakat dengan
tujuan menyebarkan rasa takut serta mengancam keselamatan publik.
- Merebaknya Kasus Perdagangan Anak
- Meningkatnya Angka Kemiskinan
akibat yang timbul dari meningkatnya angka kemiskinan:
a.penurunan tingkat kesehatan masyarakat akibat kekurangan gizi
b.munculnya demoralisasi yang ditandai dengan meningkatnya angka kriminalitas
- Kenakalan Remaja (Delinkuensi)
adalah semua perbuatan anak remaja yang berlawanan dengan ketertiban umum yang
ditujukan pada orang lain, binatang, barang-barang yang dapat menimbulkan
bahaya atau kerugian pada pihak lain.
PENELITIAN SOSAIL
PENELITIAN SOSIAL
Langkah-langkah
Penelitian Sosial:
1. Menyusun
Rancangan Penelitian
a.
Perumusan masalah
b.
Memilih objek penelitian
c.
Melakukan studi pendahuluan
d.
Merumuskan anggapan dasar/hipotesis
e.
Memilih metode penelitian
2.
Pelaksanaan Penelitian
a.
Mengumpulkan data
Data
Kualitatif, yaitu data yang bukan berupa angka
Data
kuantitatif, data yang berupa angka
Data
Primer, data yang diperoleh langsung dari objek
Penelitian
Data
Sekunder, data yang diperoleh secara tidak langsung
misalnya
melalui studi kepustakaan, dokumen resmi,
atau
media lain.
b.
Analisis Data
c.
Menarik Kesimpulan
3. Pembuatan
Laporan Penelitian
Komponen
Dalam Rancangan Penelitian:
1. Topik dan
Judul Penelitian
Hal
yang harus diperhatikan dalam memilih judul:
a.
Singkat, padat, dan jelas
b.
Bersifat aktual
c.
Menarik untuk diteliti
d.
Bermanfaat
e.
Bersifat Realistis
2. Latar
Belakang Masalah
Alasan
yang melatarbelakangi pemilihan tema atau topik
Penelitian
3. Rumusan
Masalah dan Hipotesis
Dirumuskan
dalam bentuk pertanyaan
4. Landasan
Teori
Merupakan
paparan teori yang digunakan dalam
permasalahan
penelitian. Dikenal juga dengan istilah studi
kepustakaan/tinjauan
pustaka.
5. Definisi
Konsep dan Definisi Operasional
Definisi
Konsep merupakan definisi variabel-variabel yang
akan
diteliti
Definisi
Operasional merupakan bagian atau sub-sub dari
Definisi
konsep.
6. Populasi
dan Sampel
Populasi
adalah Objek penelitian secara keseluruhan
Sampel
adalah bagian dari populasi yang dipilih dengan
teknik
tertentu.
Teknik
Menentukan Sampel:
a. Purposive
sampling, tehnik pengambilan sampel yang
didasarkan
pada tujuan tertentu
b. Proporsional
Sampling, sampel yang dipilih bersifat
representatif
atau mewakili gambaran yang ada pada
populasi
c. Snowball
sampling, tehnik penetapan sample yang jumlah
sampelnya
berkembang dari sedikit menjadi semakin banyak.
d.Random
sampling, tehnik menentukan sample secara acak
e. Stratified
Random sampling, pengembangan dari tehnik random, tetapi sudah
mempertimbangankan tingkatan/strata yang ada dalam populasi
f. Ordinal
Random sampling. Pengambilan sample secara ordinal atau mengambil
perwakilan dari populasi dengan interval tertentu.
g. Area
Random sampling, tehnik yang digunakan apabila populasinya tersebar
secara tidak menentu pada banyak wilayah.
Tehnik
Pengumpulan Data:
1. Tehnik
angket/kuisioner
2. Tehnik wawancara/interview
3. Tehnik
Observasi
4. Tehnik
Studi Kepustakaan
5. tehnik
Analisis Media Massa
Penyajian
Data Penelitian:
1.
Inventarisasi dan Pengeditan Data (Editing)
a.
memeriksa kembali lembar pertanyaan
b.
memeriksa kelengkapan identitas responden
c.
memeriksa lembar jawaban responden
2. Memberi
Kode (Coding)
Mengklasifikasikan
jawaban responden sehingga mudah diolah
Menurut
kode-kode tertentu
3.
Klasifikasi
Pengelompokan
data sesuai dengan karakteristiknya masing-
Masing
4. Tabulasi
Data
Pengolahan
data dengan cara memasukkan kedalam table.
a.
Tabulasi langsung
b.
Lembaran Kode (Code sheet)
c.
Tabulasi Frekuensi
d.
Tabulasi silang
Pengolahan
Data Penelitian:
1.
Pengolahan data Statistik
a.
Distribusi Frekuensi
b.
Ukuran Pemusatan (Tendensi Sentral)
-
Mean (Rerata)
-
Modus (Nilai yang paling sering muncul)
-
Median (Nilai tengah)
c.
Mengukur derajat hubungan antar variable (Korelasi)
2.
Pengolahan Data non Statistik
a.
Reduksi Data, mengkategorikan data hasil penelitian ke dalam
beberapa
pola atau kategori
b.
Penyajian Data, data disjaikan ke dalam matriks sesuai
dengan
pola atau kategori yang telah ditentukan sebelumnya.
c.
Penarikan Kesimpulan
Jenis
Korelasi data:
1. Hubungan
Simetris
2. Hubungan
Timbal Balik
3. Hubungan
Asimetris.
Langganan:
Postingan (Atom)